
SEMINAR TRADING FOREX VALAS Lanny Jaya
Mengapa Agan tertarik pd foreign exchange trading? Apakah karena probabilitasnya yang besar? Two-way opportunity? Aturan foreign exchange yang memukau? Alias malah Pembaca sebenarnya sedang pengen berlatih lebih dlm lagi berkenaan forex?
Apa pun kilah Anda, enggak berubah masalah. Tetapi yg pasti ada satu komponen yang mungkin nggak didapati dalam perdagangan instrumen moneter yang lain: yaitu leverage.
SEMINAR TRADING FOREX VALAS Lanny Jaya
Bagaimana leverage bekerja?
Dlm valuta asing trading, keberadaan leverage memungkinkan Jurangan utk melaksanakan jual/beli dgn kapital yang jauh lbh kecil ketimbang kapital sesungguhnya. Sebagai contoh, buat mengerjakan jual/beli (contract size) senilai $100,000 (seratus ribu dollar), Jurangan hyn menghasilkan kapital sebesar $1,000 saja (disebut dengan margin) dgn pengungkit 1:100. Perhitungannya sebagaimana ini:
Margin yang diperlukan = Leverage x Price transaksi
Jadi, walaupun umpamanya Bro/Sis hanya mendapatkan $10,000, Bro/Sis masih bisa melakukan transaksi senilai $100,000 sebab modal yang Pembaca wajibkan hyn $1,000. Cukup 1% saja dari price transaksi sesungguhnya.
Nah, kalo pengungkit beralih menjelma 1:50, itu artinya Boss membutuhkan margin sebesar $2,000 bakal menjalani transaksi senilai $100,000.
SEMINAR TRADING FOREX VALAS Lanny Jaya
Pengungkit sebesar 1:Seratus dikenal dengan dengan “margin leverage”.
Boss wajib berlatih memahami beneran pengungkit dlm valuta asing trading, karna ini jauh extra bermanfaat ketimbang margin pengungkit itu sendiri. Buat dpt menafsirkan real leverage, sedianya hyn mudah. Anda tinggal membagi total nilai transaksi dari area terbuka yang Anda dapatkan dengan total kapital yg Kamu miliki.
Sebagai contoh: Bapak/Ibu memperoleh kapital sebesar $10,000 di rekening Anda, selanjutnya Anda membuka bagian sebanyak 1 lot standar; yang senilai dgn $100,000. Nah, dalam situasi tersebut, artinya Boss memperbuat transaksi dgn leverage 10 kali ekstra besar dibanding modal Anda (100.000 dibagi 10.000). Jika Pembaca membuka lokasi sebesar 2 lot standar (senilai $200,000), dan sampai-sampai leverage terhadap modal Agan merupakan 20 kali.
Dlm valuta asing trading, kita senantiasa memantau pergerakan value dalam satuan pip. Pergerakan satu pip bisa merupakan pergerakan desimal ke-5 dengan kata lain ke-3 dari price yg Bro/Sis pantau, tergantung pada curency pair apa prosedur forex Bapak/Ibu diterapkan. Tapi nyatanya pergerakan pip tersebut hanyalah senilai sepersekian sen. Sebagai ilustrasi, kalo Jurangan menengok ada pergerakan harga – perumpaannya EUR/USD – dari 1.13000 ke 1.14000 (sejauh seribu pips), sesungguhnya value hyn bergerak sebesar 1 sen saja.
Itulah sebabnya untuk dapat memperoleh profit yg lebih “cepat”, Anda wajib melakukan transaksi dalam jumlah gede agar pergerakan tiap pip dapat menghadiahkan reaksi yg signifikan. Sebagaimana yang disebut-sebut di atas, price transaksi (contract size) untuk 1 lot reguler forex yaitu senilai 100,000 dollar.
Jurangan sebenarnya nggak mampu memutuskan margin leverage, karna bursa sudah menentukan besarannya. Yg mampu Jurangan kelola dengan leluasa merupakan real leverage-nya, berdasarkan style transaksi trading serta trading plan Bapak/Ibu tentunya.
SEMINAR TRADING FOREX VALAS Lanny Jaya

Bahaya berbanding lurus dgn leverage
Beneran leverage berpeluang memperbesar cuan yg Jurangan peroleh dari tiap pergerakan pip, namun di saat yang sama juga berprospek memperbesar kerugian yang mungkin bakal Jurangan derita. Semakin besar leverage yang Bro/Sis pakai, semakin gede pula resiko yg membayangi. Sebenarnya kondisi ini nggak secara telak berkenaan dengan margin leverage, walaupun demikian besarnya margin pengungkit juga bisa membuat perkara yang sama.
SEMINAR TRADING FOREX VALAS Lanny Jaya
Mari kita lihat prediksi beneran leverage-nya dulu:
Katakanlah Trader A serta Trader B sama-sama memperoleh modal sebesar $10,000 bersama membuka transaksi sell. Trader A membuka area sebesar 5 lot standar, yg artinya senilai dengan $500,000. Ini berarti ia memakaikan real leverage sebesar 50 kali lebih besar daripada modalnya. Kalo ia mengalami loss sebesar 1000 pips (asumsi 1 pip = $1), maka itu berarti ia memperoleh kerugian sebesar $5,000. Kerugian ini bermakna sebesar 50% dari kapital awalnya.
Sementara, Trader B membuka posisi sebesar 1 lot standar, yg artinya senilai dengan $10,000. Dengan kata lain, real leverage yang diterapkannya cuma sebesar 1 kali dari modalnya. Jika Trader B juga menjumpai kerugian seribu pips (asumsi 1 pip = $1), maka itu beraarti ia semata-mata mendapatkan kerugian sebesar $1,000; cuman 10% dari modalnya.
Auto cut
Sekarang kita lihat cth kasus dgn taksiran margin leverage dulu.
Trader A memakaikan margin leverage 1:100, sementara Trader B menerapkan margin pengungkit 1:50. Keduanya sama-sama membuka posisi buy sebesar 1 lot standar. Dengan demikian, Trader A membutuhkan kapital jual/beli sebesar $1,000 sementara Trader B memerlukan $2,000.
Asumsikan keduanya mengalami kerugian sebesar 1000 pips, yang bermakna sebesar $1,000 (asumsi 1 pip = $1). Maka, Trader A menjumpai loss sebesar 100% dibandingkan dgn modalnya, sementara Trader B cuman memperoleh kerugian sebesar 50% dari modalnya.
Itu baru dari margin. Kita telah sama-sama thn bahwa dalam mata uang asing margin trading adayangnamanya jenjang “auto-cut”. Wilayah terbuka Kamu mau dilikuidasi scr paksa oleh arahan k'lo loss yg Anda derita udah semata-mata gede sehingga menghasilkan margin ambang Pembaca berada di angka kurang dari atau dengan dengan 20%.
Itu artinya, k'lo ternyata Trader A menerima auto-cut, lalu sisa ongkos yg tersisa hyn tinggal $200 (20% dari margin requirement). Sementara, kalaupun Trader B mendapatkan auto-cut, ia masih menyisakan kapital sebesar $400.
Kesimpulan
Ada 2 tipe leverage: margin leverage serta beneran leverage. Dampak margin pengungkit emang enggak banget muncul pd manajemen resiko alias manajemen modal, tetapi dari perkiraan yg dipaparkan dalam cth di atas, pasti ada perbedaannya. Dgn pengungkit yang lebih kecil, prospek kerugian Pembaca pun dpt diperkecil.
Yg lbh bermanfaat kenyataannya adalah memperhatikan real pengungkit yang Boss pergunakan. Semakin Lama gede leverage-nya hingga makin lama besar pula resiko yang dihadapi. Dgn berlatih menginterpretasikan pengungkit dalam forex, mudah-mudahan Bapak/Ibu dpt lama kelamaan cermat mengelola anggaran Anda.
