BELAJAR FOREX KEVIN APRILIO

 BELAJAR FOREX KEVIN APRILIO

BELAJAR FOREX KEVIN APRILIO
Studi teknikal kadang-kadang memukau para trader pemula. Terkadang angka-angka yang disebutkan selaku goal pergerakan value tercapai. Kalaupun nggak persis sampai angka yang diperkirakan, setidaknya semata-mata berjarak 5-10 pips saja. Buat para pemula, ini merupakan sesuatu yang ajaib.

Tentu saja studi pola harga tidaklah “ilmu terawangan” ala paranormal. Tak ada kepulan asap kemenyan atau dupa. Analisa teknikal nggak membutuhkan “lelaku” dengan kata lain ritual mistis semisal bertapa di puncak gunung yg sunyi dgn kata lain dalam gua yg gelap. Enggak ada.

Faktanya: analisa pola harga merupakan keterampilan yg bisa dipelajari siapa saja dgn MUDAH.

MUDAH?

(Saya dapat memandang dahi Anda berkerut. Beberapa di antara Anda sampai-sampai menyeringai sinis. Bukan, tidak Anda. Yang saya maksud yakni orang lain.)

Kalo sebenarnya semudah itu, mengapa byk sekali trader yg memperoleh tekor demi loss shg menguras habis modalnya?

Jawabnya merupakan karna mereka menempuh cara yang salah dalam mengajarkan ulasan teknikal. Hampir seluruh trader pemula melompat banget jauh langsung ke ranah praktis, tanpa pakai pernah pengen mengarahkan dasar-dasar yg kudu dimiliki dlm mengerjakan ulasan teknikal. Ibarat belajar silat, kepingin tak mau Anda mesti berlatih fisik terlebih dahulu, memahirkan kuda-kuda, mengetahui langkah, baru setelah itu memakai jurus. Di samping itu, Anda juga membutuhkan sport yg konstan dan berkesinambungan. Mustahil Anda dpt menjadi pendekar silat pilih tanding tanpa melalui tahapan-tahapan tersebut.

Dlm trading pun demikian. Sebelum menggunakan analisa pola harga dlm trading, Anda mesti mengartikan dan menguasai dasar-dasarnya dahulu. Nah, kali ini kami mau menyampaikan metode kepada Anda, bagaimana strategi memahirkan studi teknikal dengan benar. Minus menguasai 3 ihwal ini, terlebih GEORGE SOROS pun hendak gagal dlm trading.

BELAJAR FOREX KEVIN APRILIO
1. Pahami dulu konsep ulasan teknikal
Ada tiga masalah yg menjadi fondasi analisa teknikal. Ketiga perihal tersebut dikenal dgn nama Dow Theory.

Yg pertama: “market action discounts everything”.

Para wanita, kendalikan diri Anda. Ini nggak semacam discount yg ada di mall. 🙂

Menurut para penganut aliran analisa teknikal murni, transisi pergerakan value yg kita lihat di grafik yakni cerminan dari seluruh artikel yg beredar di pasar. Yg berpengaruh yakni mau ke mana value bergerak, nggak mengapa value mampu begini atau begitu. Intinya, para analis teknikal tak banget care pada berita-berita yg beredar sebagaimana para analis fundamental.

Yang ke-2: “price moves in trend”.

Nilai terus-menerus bergerak dalam trend. Setidaknya ada 3 jenis trend yg kudu Anda ketahui, yaitu: uptrend, downtrend dan sideways. Begitu Anda dapat merekognisi trend yang sedang berlangsung, Anda bakal sanggup manfaatkan kesempatan yang ada.

Yg ke-3: “history repeats itself”.fossil

Bung Karno sudah berkata, “Jangan sekali-kali melupakan sejarah.” Dlm ulasan pola harga pun doktrin ini dijadikan pedoman. Perilaku pasar tercermin dalam model pergerakan nilai yang berat berulang dari waktu ke waktu. Di halaman penggodokan kami, Anda sanggup mengarahkan pelbagai rancang pola harga (candlestick pattern) ataupun price pattern. Kalo Anda mampu mengenali suatu pola, hingga Anda bisa memperkirakan ke mana nilai bakal bergerak. Dgn demikian, besar potensinya Anda mau sanggup memperoleh laba dari pergerakan value selanjutnya.

BELAJAR FOREX KEVIN APRILIO

 BELAJAR FOREX KEVIN APRILIO

2. Pahami dulu konsepsi trend
Kaum hawa rata-rata fasih bicara mengenai trend fashion. Mayoritas mereka beranggapan mengenakan pakaian yang sudah out of date dgn kata lain “nggak nge-tren lagi” yaitu sebuah pantangan.

Enggak cuman fashion yg kenalan trend; market mata uang juga mengenalnya. Supaya selamat dalam transaksi trading hingga Anda wajib menuruti trend yang sedang berlangsung. Pasti saja nggak trend berpakaian, tetapi “trend” pergerakan harga. Maksudnya merupakan arah pergerakan nilai secara standar dalam jangka waktu tertentu.

trendBerdasarkan arahnya, trend dibagi menjadi tiga, adalah trend naik (uptrend), turun (downtrend) dan sideway (sering disebut juga “flat”). Nah, bagaimana caranya agar selamat? Ikuti trend yg berlangsung saat itu. Bila trend-nya adalah naik (uptrend), dan sampai-sampai plan yg sungguh masuk akal yakni memeriksa lokasi buy (beli). Sebaliknya bila trend-nya yakni turun (downtrend), hingga teknik yang amat terjamin adalah memeriksa bagian sell (jual).

Kalau sideway bagaimana? Ada 2 pilihan: diamkan hingga trend-nya pasti (ini sangat aman), atau “bermain tik-tok”, yakni sell dekat resistance dengan kata lain buy dekat support.

BELAJAR FOREX KEVIN APRILIO
3. Pahami konsepsi support beserta resistance
Kalo Anda mengamati pergerakan harga, Anda akan menjumpai bahwa harga tidak sempat bergerak dalam garis lurus. Senantiasa ada wkt tempo nilai berhenti bergerak naik, bakal setelah itu lagi bergerak turun. Sebaliknya ada juga wkt tatkala harga stop turun beserta selanjutnya lagi naik.

Tempat-tempat “berhentinya” harga itu kita sebut saja dengan nama “penahan” atau “tahanan”. Nah, selanjutnya kita mau mengenali 2 ragam “penahan” pergerakan value itu, yaitu yg disebut dengan tahanan bawah dengan resistance.

Ada teknik mudah dalam menjelaskan tahanan bawah bersama tahanan atas ini. Bayangkan Anda sedang berada dlm sebuah kamar yang puguh memperoleh lantai & langit-langit. Di tangan Anda ada sebuah benda, ibaratnya bola. K'Lo Anda melemparkan bola tsb ke arah langit-langit, besar berpeluang bola tersebut hendak kembali turun krn tertahan oleh langit-langit. Sebaliknya, kalau bola tsb Anda jatuhkan ke lantai, gede potensinya bola tersebut hendak memantul sebab ditahan oleh lantai.

BELAJAR FOREX KEVIN APRILIO
Playing ball
Tahanan Bawah bekerja semacam lantai. Jenjang support menahan jatuhnya harga. Sedangkan resistance beroperasi sebagaimana langit-langit tempat tersebut, yang menahan naiknya pergerakan harga. Itulah sebabnya peringkat terbaik buat mengambil posisi membeli (buy) yaitu di wilayah support, krn gede berpeluang price akan kembali bergerak naik dari sana. Sebaliknya, peringkat maksimal bagi mengambil bagian jual (sell) merupakan bagian resistance, sebab besar prospeknya harga mau kembali bergerak turun selepas tertahan oleh resistance.

Meskipun demikian, tahanan bawah & tahanan atas ini tak selamanya sanggup menahan pergerakan harga. Ada kalanya pergerakan value begitu hebatnya shg bisa menembus pertahanan tahanan bawah dgn kata lain resistance.
 BELAJAR FOREX KEVIN APRILIO

BELAJAR FOREX KEVIN APRILIO

BELAJAR FOREX KEVIN APRILIO

LihatTutupKomentar