ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2

 ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2

ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2
Studi pola harga terkadang memukau para trader pemula. Kadang-Kadang angka-angka yang disebutkan selaku goal pergerakan price tercapai. Kalaupun tak persis sampai angka yg diperkirakan, setidaknya hyn berjarak 5-10 pips saja. Untuk para pemula, ini adalah sesuatu yg ajaib.

Pasti saja studi teknikal tidaklah “ilmu terawangan” ala paranormal. Tidak ada kepulan asap kemenyan alias dupa. Analisa teknikal tidak membutuhkan “lelaku” dengan kata lain ritual mistis semisal bertapa di puncak gunung yg sunyi alias dalam gua yang gelap. Enggak ada.

Faktanya: studi pola harga yaitu keterampilan yg bisa dipelajari siapa saja dengan MUDAH.

MUDAH?

(Saya bisa melihat dahi Anda berkerut. Beberapa di antara Anda bahkan menyeringai sinis. Bukan, enggak Anda. Yg saya maksud ialah orang lain.)

Jika benar-benar semudah itu, mengapa byk sekali trader yg menemukan loss demi tekor sehingga menguras habis modalnya?

Jawabnya ialah krn mereka menempuh arahan yg salah dalam mengajarkan ulasan teknikal. Hampir seluruh trader pemula melompat amat jauh langsung ke ranah praktis, tanpa sudah hendak memahirkan dasar-dasar yang perlu dimiliki dalam memperbuat ulasan teknikal. Ibarat berlatih silat, kepingin enggak hendak Anda butuh berlatih badan terlebih dahulu, mengajarkan kuda-kuda, memahami langkah, baru sesudahnya mempraktikkan jurus. Di samping itu, Anda juga memerlukan olah tubuh yang rutin bersama berkesinambungan. Mustahil Anda dpt berubah pendekar silat seleksi tanding tidak perlu memakai tahapan-tahapan tersebut.

Dlm transaksi trading pun demikian. Sebelum mengimplementasikan ulasan teknikal dlm trading, Anda butuh mengetahui bersama menguasai dasar-dasarnya dahulu. Nah, kali ini kami mau membagikan proses kepada Anda, gimana tutorial mengarahkan studi teknikal dengan benar. Enggak Perlu menguasai 3 persoalan ini, lebih-lebih GEORGE SOROS pun mau gagal dalam trading.

ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2
1. Pahami dulu konsepsi studi teknikal
Ada 3 hal yg berubah fondasi studi teknikal. Ketiga urusan tersebut dikenal dengan terma Dow Theory.

Yang pertama: “market action discounts everything”.

Para wanita, kendalikan diri Anda. Ini bukan semacam harga promo yang ada di mall. 🙂

Menurut para penganut aliran analisa teknikal murni, peralihan pergerakan price yg kita lihat di grafik adalah cerminan dari semua artikel yang beredar di pasar. Yang esensial adalah pengen ke mana harga bergerak, tidak mengapa harga dapat begini alias begitu. Intinya, para analis pola harga nggak banget concern pada berita-berita yang beredar sebagaimana para analis fundamental.

Yang ke-2: “price moves in trend”.

Harga selamanya bergerak dalam trend. Setidaknya ada tiga tipe trend yg mesti Anda ketahui, yaitu: uptrend, downtrend & sideways. Begitu Anda sanggup merekognisi trend yang sedang berlangsung, Anda bakal dapat manfaatkan probabilitas yg ada.

Yg ke-3: “history repeats itself”.fossil

Bung Karno sempat berkata, “Jangan sekali-kali melupakan sejarah.” Dlm ulasan pola harga pun pedoman ini dijadikan pedoman. Perilaku market tercermin dlm model pergerakan value yg condong berulang dari wkt ke waktu. Di halaman pelajaran kami, Anda sanggup mengarahkan pelbagai desain candlestick (candlestick pattern) maupun price pattern. K'Lo Anda dapat mengenali suatu pola, lalu Anda dpt memperkirakan ke mana price hendak bergerak. Dgn demikian, besar berkesempatan Anda hendak mampu memperoleh keuntungan dari pergerakan price selanjutnya.

ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2

 ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2

2. Pahami dulu rancangan trend
Kaum hawa umumnya fasih perundingan berkaitan trend fashion. Mayoritas mereka berpendapat mengenakan pakaian yang udah out of date alias “nggak nge-tren lagi” adalah sebuah pantangan.

Tanpa semata-mata fashion yg bertemu trend; pasar foreign exchange juga mengenalnya. Supaya selamat dalam transaksi trading lalu Anda mesti mencontoh trend yang sedang berlangsung. Pasti saja enggak trend berpakaian, melainkan “trend” pergerakan harga. Maksudnya merupakan arah pergerakan nilai scr regular dalam rentang waktu tertentu.

trendBerdasarkan arahnya, trend dibagi berubah tiga, merupakan trend naik (uptrend), turun (downtrend) dan sideway (sering dikenal dengan juga “flat”). Nah, dengan tutorial apa caranya agar selamat? Ikuti trend yang berlangsung waktu itu. Bila trend-nya adalah naik (uptrend), lalu plan yg benar-benar masuk akal adalah memilih wilayah buy (beli). Sebaliknya jika trend-nya yakni turun (downtrend), hingga tutorial yang benar-benar tdk beresiko adalah melacak lokasi sell (jual).

Kalau sideway bagaimana? Ada dua pilihan: beri waktu sampai trend-nya jelas (ini sungguh aman), alias “bermain tik-tok”, ialah sell dekat tahanan atas dgn kata lain buy dekat support.

ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2
3. Pahami konsep tahanan bawah dengan resistance
K'Lo Anda mengamati pergerakan harga, Anda akan menjumpai bahwa price tidak sudah bergerak dalam garis lurus. Selalu ada waktu tatkala value berhenti bergerak naik, utk setelah itu kembali bergerak turun. Sebaliknya ada juga masa pada waktu nilai stop turun dengan lantas kembali naik.

Tempat-tempat “berhentinya” price itu kita sebut saja dgn nama “penahan” alias “tahanan”. Nah, selanjutnya kita bakal mengidentifikasi dua ragam “penahan” pergerakan value itu, yakni yang disebut dgn support dengan resistance.

Ada strategi nggak ribet dlm memberi tahu tahanan bawah dan resistance ini. Bayangkan Anda sedang berada dalam sebuah ruangan yang tentu mendapatkan lantai bersama langit-langit. Di tangan Anda ada sebuah benda, perumpaannya bola. Jika Anda melemparkan bola tsb ke sisi langit-langit, gede boleh jadi bola tersebut bakal lagi turun sebab tertahan oleh langit-langit. Sebaliknya, bila bola tsb Anda jatuhkan ke lantai, besar probabilitas bola tsb bakal memantul sebab ditahan oleh lantai.

ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2
Playing ball
Tahanan Bawah berprofesi seperti lantai. Ambang support menahan jatuhnya harga. Sedangkan resistance berkarya serupa langit-langit ruangan tersebut, yang menahan naiknya pergerakan harga. Itulah sebabnya jenjang maksimal bakal mengambil bagian berbelanja (buy) adalah di wilayah support, krn besar berpeluang price hendak lagi bergerak naik dari sana. Sebaliknya, ambang terbaik buat mengambil posisi jual (sell) yakni area resistance, karna besar berpeluang nilai hendak lagi bergerak turun sehabis tertahan oleh resistance.

Meskipun demikian, support dan tahanan atas ini nggak selamanya dpt menahan pergerakan harga. Ada kalanya pergerakan harga begitu hebatnya sehingga bisa menembus pertahanan support atau resistance.
 ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2

ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2

ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2

LihatTutupKomentar