BERITA FOREX 16 JUNI 2014

 BERITA FOREX 16 JUNI 2014

BERITA FOREX 16 JUNI 2014
Ulasan teknikal terkadang memukau para trader pemula. Seringkali angka-angka yang disebutkan sebagai tujuan pergerakan nilai tercapai. Kalaupun tak persis menggapai angka yang diperkirakan, setidaknya cuman berjarak 5-10 pips saja. Buat para pemula, ini ialah sesuatu yang ajaib.

Pasti saja analisa teknikal tidaklah “ilmu terawangan” ala paranormal. Enggak ada kepulan asap kemenyan dengan kata lain dupa. Analisa pola harga tidak membutuhkan “lelaku” atau ritual mistis semisal bertapa di puncak gunung yg sunyi dgn kata lain dlm gua yg gelap. Enggak ada.

Faktanya: ulasan pola harga merupakan pengetahuan yg sanggup dipelajari siapa saja dengan MUDAH.

MUDAH?

(Saya dpt menyaksikan dahi Anda berkerut. Beberapa di antara Anda bahkan menyeringai sinis. Bukan, nggak Anda. Yg penulis maksud yakni orang lain.)

Bila sebenarnya semudah itu, mengapa banyak sekali pemain yg menerima tekor demi loss sehingga menguras habis modalnya?

Jawabnya ialah karna mereka menempuh manual yg salah dalam mengarahkan studi teknikal. Hampir seluruh trader pemula melompat banget jauh serta-merta ke ranah praktis, tanpa sempat ingin mengajarkan dasar-dasar yang butuh dimiliki dalam menjalani studi teknikal. Ibarat belajar silat, mau tak pengen Anda wajib belajar keadaan tubuh terlebih dahulu, mengajarkan kuda-kuda, mengetahui langkah, baru sesudahnya memakai jurus. Di samping itu, Anda juga membutuhkan gerak badan yg berkala dan berkesinambungan. Mustahil Anda mampu menjadi pendekar silat seleksi tanding nggak pake lewat tahapan-tahapan tersebut.

Dalam transaksi trading pun demikian. Sebelum menerapkan ulasan pola harga dlm trading, Anda kudu memahami dengan menguasai dasar-dasarnya dahulu. Nah, kali ini kami hendak membagikan petunjuk kepada Anda, bagaimana teknik membimbing ulasan pola harga dgn benar. Tanpa Pakai menguasai 3 soal ini, malahan GEORGE SOROS pun akan gagal dalam trading.

BERITA FOREX 16 JUNI 2014
1. Pahami dulu rencana studi teknikal
Ada tiga problem yang menjadi fondasi studi teknikal. Ketiga keadaan tsb dikenal dgn sebutan Dow Theory.

Yang pertama: “market action discounts everything”.

Para wanita, kendalikan diri Anda. Ini bukan semacam harga promosi yang ada di mall. 🙂

Menurut para penganut aliran ulasan pola harga murni, pertukaran pergerakan value yang kita lihat di grafik merupakan cerminan dari seluruh informasi yang beredar di pasar. Yg substansial yakni kepingin ke mana value bergerak, tanpa mengapa value sanggup begini atau begitu. Intinya, para analis pola harga tidak sangat peduli pada berita-berita yg beredar sebagaimana para analis fundamental.

Yang ke-2: “price moves in trend”.

Nilai selalu bergerak dlm trend. Setidaknya ada tiga rupa trend yg harus Anda ketahui, yaitu: uptrend, downtrend bersama sideways. Begitu Anda mampu mengidentifikasi trend yg sedang berlangsung, Anda hendak dpt manfaatkan potensi yg ada.

Yang ke-3: “history repeats itself”.fossil

Bung Karno sudah berkata, “Jangan sekali-kali melupakan sejarah.” Dalam ulasan teknikal pun hukum ini dijadikan pedoman. Perilaku market tercermin dlm reka bentuk pergerakan harga yang mengarah berulang dari masa ke waktu. Di halaman pembelajaran kami, Anda bisa mengarahkan pelbagai konstruksi candlestick (candlestick pattern) maupun price pattern. Jika Anda bisa mengenali suatu pola, dan sampai-sampai Anda sanggup memperkirakan ke mana nilai mau bergerak. Dgn demikian, gede potensinya Anda hendak sanggup memperoleh untung dari pergerakan price selanjutnya.

BERITA FOREX 16 JUNI 2014

 BERITA FOREX 16 JUNI 2014

2. Pahami dulu rencana trend
Kaum hawa rata-rata fasih omongan berkaitan trend fashion. Mayoritas mereka menyangka mengenakan fashion yang udah out of date alias “nggak nge-tren lagi” adalah sebuah pantangan.

Enggak cuman fashion yg mengenal trend; market mata uang juga mengenalnya. Agar selamat dlm transaksi trading hingga Anda mesti mencontoh trend yg sedang berlangsung. Puguh saja tak trend berpakaian, melainkan “trend” pergerakan harga. Maksudnya yakni tujuan pergerakan price secara standar dalam limit masa tertentu.

trendBerdasarkan arahnya, trend dibagi menjelma tiga, ialah trend naik (uptrend), turun (downtrend) & sideway (sering dikenal dengan juga “flat”). Nah, dengan jalan apa caranya agar selamat? Ikuti trend yg berlangsung waktu itu. Kalau trend-nya yakni naik (uptrend), lalu plan yang paling masuk akal ialah memilih daerah buy (beli). Sebaliknya bila trend-nya ialah turun (downtrend), hingga arahan yg betul-betul terjamin yaitu menyelidik wilayah sell (jual).

Kalau sideway bagaimana? Ada dua pilihan: tunggu sampai trend-nya jelas (ini benar-benar aman), dengan kata lain “bermain tik-tok”, merupakan sell dekat resistance alias buy dekat support.

BERITA FOREX 16 JUNI 2014
3. Pahami draf tahanan bawah & resistance
Bila Anda mengamati pergerakan harga, Anda mau menjumpai bahwa harga nggak sudah bergerak dlm garis lurus. Selamanya ada wkt tempo harga berhenti bergerak naik, utk lalu kembali bergerak turun. Sebaliknya ada juga waktu saat price stop turun serta lalu lagi naik.

Tempat-tempat “berhentinya” nilai itu kita sebut saja dengan nama “penahan” alias “tahanan”. Nah, selanjutnya kita bakal mengidentifikasi 2 macam “penahan” pergerakan harga itu, ialah yang disebut dengan support serta resistance.

Ada tutorial praktis dalam memberi tahu support beserta resistance ini. Bayangkan Anda sedang berada dalam sebuah kamar yg pasti memiliki lantai & langit-langit. Di tangan Anda ada sebuah benda, ibaratnya bola. K'Lo Anda melemparkan bola tsb ke sisi langit-langit, besar potensinya bola tsb akan lagi turun sebab tertahan oleh langit-langit. Sebaliknya, jika bola tersebut Anda jatuhkan ke lantai, gede prospeknya bola tsb mau memantul krn ditahan oleh lantai.

BERITA FOREX 16 JUNI 2014
Playing ball
Support berprofesi semacam lantai. Jenjang tahanan bawah menahan jatuhnya harga. Sedangkan resistance beroperasi sebagaimana langit-langit ruang tersebut, yang menahan naiknya pergerakan harga. Itulah sebabnya level maksimal bagi mengambil posisi beli (buy) merupakan di lokasi support, karena gede prospeknya price bakal kembali bergerak naik dari sana. Sebaliknya, ambang maksimal bakal mengambil lokasi jual (sell) merupakan area resistance, karna gede kemungkinan harga hendak lagi bergerak turun sesudah tertahan oleh resistance.

Meskipun demikian, tahanan bawah bersama tahanan atas ini tak selamanya dpt menahan pergerakan harga. Ada kalanya pergerakan price begitu hebatnya shg mampu menembus pertahanan support dengan kata lain resistance.
 BERITA FOREX 16 JUNI 2014

BERITA FOREX 16 JUNI 2014

BERITA FOREX 16 JUNI 2014

LihatTutupKomentar